Hemoglobin Rendah? Ketahui Penyebab dan Gejalanya

Kadar hemoglobin (Hb) yang rendah menyebabkan anemia dengan gejala lemas, pusing, hingga kesulitan bernapas. Ketahui penyebab, gejala, dan pengobatannya.

hemoglobin rendah

Apa itu hemoglobin?

Hemoglobin adalah zat dalam sel darah merah yang memungkinkan darah untuk mengangkut (membawa) oksigen ke seluruh tubuh. Hemoglobin inilah yang memberi warna pada sel darah merah.

Berapa kadar hemoglobin yang normal?

Kadar hemoglobin normal untuk pria adalah antara 14,0 – 17,5 gram per desiliter (gm / dL); Hb normal wanita, antara 12,3 – 15,3 gm / dL.

Bagaimana cara mengetahui bahwa hemoglobin rendah?

Melalui gejala-gejala yang dialami tubuh, seperti lemah, sering mengantuk, pucat, dan sebagainya serta melalui pemeriksaan oleh dokter. Dokter akan menganjurkan Anda untuk menjalani tes darah guna mengetahui kadar hemoglobin secara pasti.

PENYEBAB HB RENDAH

penyebab hb rendah anemia

Apa yang terjadi jika seseorang memiliki hemoglobin rendah?

Jika suatu penyakit atau kondisi memengaruhi produksi sel darah merah tubuh, maka kadar hemoglobin bisa turun di bawah normal. Sel darah merah yang lebih sedikit dan kadar hemoglobin yang lebih rendah dapat menyebabkan orang tersebut mengalami anemia.

Apa itu anemia?

Anemia adalah kelainan darah yang terjadi ketika tidak ada cukup hemoglobin dalam darah seseorang. Ada beberapa jenis anemia.

Diantaranya hanya menyebabkan masalah kesehatan ringan, namun beberapa dapat menyebabkan masalah serius. Setiap jenis anemia berasal dari salah satu faktor berikut:

  • Tubuh tidak dapat membuat cukup hemoglobin.
  • Tubuh membuat hemoglobin, tetapi hemoglobin tidak bekerja dengan baik.
  • Tubuh tidak menghasilkan cukup sel darah merah.
  • Tubuh terlalu cepat memecah atau menghancurkan sel darah merah.

Apa penyebab anemia?

Perlu diketahui bahwa tubuh kita menggunakan zat besi untuk membuat hemoglobin. Kekurangan zat besi dalam tubuh adalah penyebab paling umum dari anemia. Ini disebut anemia defisiensi besi.

Jika kita tidak mendapatkan cukup zat besi, maka tubuh tidak dapat membuat hemoglobin.

Faktor-faktor yang dapat menurunkan simpanan zat besi dalam tubuh meliputi:

  • Kehilangan darah (disebabkan oleh luka berdarah, trauma, beberapa jenis kanker, dan kondisi lainnya; dan, pada wanita, selama menstruasi)
  • Diet rendah zat besi, tidak cukup zat besi dari makanan yang dikonsumsi
  • Peningkatan kebutuhan tubuh akan zat besi (pada wanita saat hamil)

Siapa yang paling mungkin mengembangkan anemia defisiensi besi?

Siapapun dapat mengembangkan anemia defisiensi besi, meskipun kelompok berikut memiliki risiko lebih tinggi:

  • Wanita, karena kehilangan darah saat menstruasi dan melahirkan
  • Orang yang berusia di atas 65 tahun, yang cenderung memiliki pola makan yang rendah zat besi
  • Orang yang menggunakan obat pengencer darah seperti aspirin, Plavix®, Coumadin®, atau heparin
  • Orang yang mengalami gagal ginjal (apalagi jika sedang menjalani cuci darah ), karena mengalami kesulitan membuat sel darah merah
  • Orang yang kesulitan menyerap zat besi akibat gangguan pencernaan.

Apa saja gejala anemia?

Ada sejumlah gejala yang terjadi pada semua jenis anemia, antara lain:

  • Merasa lelah
  • Kesulitan bernapas
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Merasa kedinginan
  • Kelemahan
  • Kulit pucat

PERAWATAN DAN PENGOBATAN HB RENDAH

makanan kaya zat besi atasi hb rendah

Bagaimana cara mengobati anemia?

Untuk mengobati anemia, pertama-tama dokter akan mempelajari apa yang menjadi penyebabnya. Misalnya, pola makan yang buruk atau masalah kesehatan yang lebih serius.

Dengan begitu, maka dokter dapat mengobati anemia dengan tuntas sesuai penyebab atau masalah yang mendasari.

Sebagai contoh, anemia defisiensi besi diobati dengan meningkatkan jumlah zat besi yang didapat pasien, baik dengan suplemen zat besi yang diminum atau dengan makan lebih banyak makanan yang tinggi zat besi.

Makanan apa yang tinggi zat besi?

Zat besi dalam makanan berasal dari dua sumber, yaitu hewan (ditemukan dalam berbagai daging dan ikan) dan tumbuhan (ditemukan dalam sayuran tertentu dan makanan yang diperkaya zat besi seperti sereal sarapan).

Makanan berikut adalah sumber zat besi yang baik :

  • Hati sapi
  • Daging sapi (daging panggang, daging giling tanpa lemak)
  • Roti gandum
  • Ikan tuna
  • Telur
  • Udang
  • Kacang kacangan
  • Daging domba
  • Beras merah
  • Kulit kismis (diperkaya)
  • Tahu
  • Tiram
  • Kacang merah
  • Bayam
  • Brokoli
  • Daun singkong
  • dan sayuran hijau lainnya

Dan masih banyak yang lainnya.

Mengingat bahaya hemoglobin rendah, maka konsumsilah makanan sehat kaya zat besi sehari-hari dan segera memeriksakan diri ke dokter ketika mengalami gejala Hb rendah seperti di atas.

    • National Heart, Lung, and Blood Institute. 2018. Anemia. Diakses dari https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/anemia
    • National Heart, Lung, and Blood Institute. 2020. Your Guide to Anemia. Diakses dari https://www.nhlbi.nih.gov/files/docs/public/blood/anemia-yg.pdf
    • American Society of Hematology. Anemia. 2020. Diakses dari https://www.hematology.org/education/patients/anemia
    • American Association for Clinical Chemistry/Lab Tests Online. 2019. Hemoglobin. Diakses dari https://labtestsonline.org/understanding/analytes/hemoglobin/tab/test/

#