Telusuri Beragam Kemungkinan Penyebab Sering Ngantuk yang Dialami

Ada banyak penyebab sering ngantuk selain daripada kebiasaan tidur yang buruk.

penyebab sering ngantuk

Perasaan ngantuk terus yang datang bertubi-tubi meski sudah tidur bukanlah masalah sepele. Pasalnya, selain mengganggu aktivitas dan menurunkan produktivitas, rasa ngantuk terus-menerus juga terkait erat dengan peningkatan angka kecelakaan di banyak negara. Sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang selalu diliputi rasa ngantuk terus seperti ini?

Beragam penyebab sering ngantuk yang harus diperhatikan

penyebab sering ngantuk

1. Kebiasaan Tidur yang Buruk

Dari sebagian besar kasus yang dijumpai, nampaknya kebiasaan tidur yang buruk menjadi penyebab ngantuk terus yang paling umum. Ada banyak alasan mengapa seseorang rela mengorbankan waktu istirahatnya di malam hari. Mulai dari urusan pekerjaan, terjebak dalam kegalauan hingga kecanduan gawai dengan berbagai fitur didalamnya.

Idealnya seseorang harus memperoleh jam tidur malam sekitar 7-8 jam. Namun karena sejumlah alasan, kebutuhan waktu tidur ini pun terabaikan sehingga ritme sirkadian alami tubuh menjadi berantakan. Akibatnya, sepanjang hari tubuh selalu dihinggapi rasa kantuk juga kelelahan.

2. Gaya Hidup Sedentari

Gaya hidup sedentari atau pasif yang lebih sering dijumpai pada kaum urban dapat menjadi akar penyebab sering ngantuk dan kelelahan yang dialami. Perilaku hidup pasif seperti ini membuat seseorang begitu malas bergerak apalagi untuk berolahraga. Lebih senang berleha-leha dan mengandalkan teknologi dalam memenuhi beragam kebutuhannya.

Padahal, dengan menjadi pribadi yang aktif serta rutin berolahraga 3 kali seminggu akan memastikan tubuh selalu dalam kondisi segar dan prima. Tidak mudah terserang penyakit serta rasa kantuk juga kelelahan.

Sebaliknya, minimnya aktivitas fisik ditambah dengan gaya hidup tidak sehat menjadi salah satu penyebab utama munculnya beberapa penyakit degeneratif seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, kanker, stroke, osteoporosis, demensia, Alzheimer dan banyak lagi.

3. Terlalu Banyak Makan Karbohidrat Sederhana

Karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti tawar, mie instan dan gula pasir memang merupakan sumber energi utama lantaran dapat dengan mudah dicerna oleh tubuh. Namun, konsumsinya dalam jumlah berlebih justru menjadi pemicu timbulnya rasa ngantuk dan malas bergerak.

Pasalnya, makanan jenis ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang begitu cepat sehingga merangsang pankreas untuk memproduksi lebih banyak hormon insulin agar glukosa segera dikeluarkan dari darah dan masuk ke dalam sel-sel tubuh.

Lonjakan plus penurunan gula darah yang begitu cepat inilah yang menciptakan lingkaran setan. Dimana tubuh akan merasa mudah ngantuk dan cepat lapar sehingga terjebak pada pola makan tidur-makan tidur.

Baca juga: Makanan Penyebab Kantuk untuk Tidur Malam yang Lebih Baik

4. Memiliki Gangguan Tidur

Sering mengantuk dan mudah tertidur di siang hari bisa jadi pertanda dari sejumlah gangguan tidur. Misal seperti sleep apnea, sindrom kaki gelisah dan narkolepsi.

Gejala -gejala lain yang menandai adanya gangguan tidur diantaranya yakni sering mendengkur keras dan terengah-engah saat tidur, sering mengoyang-goyangkan kaki dan kerap berperilaku tidak biasa saat tidur, seperti berjalan sambil tidur.

5. Masalah Psikologis

Gangguan psikologis seperti stres kronis, gangguan kecemasan dan depresi dapat sangat menguras energi serta menurunkan kualitas hidup sehari-hari.

Seseorang dengan gangguan psikologis akan cenderung kesulitan untuk tidur di malam hari, malas bergerak dan makan banyak (emotional eating) yang kesemuanya dapat berujung pada timbulnya rasa lelah dan ngantuk terus-menerus.

6. Menderita Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis yang kerap memicu timbulnya gejala kelelahan dan ngantuk terus sepanjang hari, antara lain sebagai berikut:

  • Anemia. Kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk mengantarkan oksigen ke seluruh bagian tubuh.
  • Hipotiroidisme. Disfungsi pada kelenjar tiroid sehingga tidak mampu menghasilkan hormon dalam jumlah cukup.
  • Diabetes. Penyakit metabolik yang ditandai oleh tingginya kadar glukosa dalam darah dalam periode yang panjang.

Demikianlah beberapa penyebab sering ngantuk yang perlu diketahui. Cobalah untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih baik, yakni dengan menjadi pribadi yang lebih aktif, konsumsi makanan bergizi seimbang dan memperbaiki kuantitas juga kualitas tidur di malam hari sebagai langkah awal dalam mengusir kebiasaan ngantuk terus yang menghantui.

Bila dalam beberapa waktu perubahan gaya hidup tersebut tak juga menunjukkan hasil positif atau merasa kesulitan untuk mengatasi gangguan tidur yang dialami, segeralah periksakan diri ke dokter guna memperoleh diagnosis dan pengobatan yang tepat.

SUMBER
#