etabion kapsul vitamin dan mineral

Etabion obat apa?

Etabion adalah multivitamin dan mineral yang digunakan untuk mengatasi anemia akibat kekurangan zat besi, serta juga digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi ibu hamil dan menyusui, remaja yang sedang tumbuh yang membutuhkan kecukupan zat besi.

Etabion tersedia dalam bentuk kapsul dengan komposis utama berupa zat besi untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Suplemen ini juga dilengkapi asam folat dan vitamin B12 yang baik untuk menjaga fungsi darah, serta cupri sulfat dan mangan sulfat yang merupakan mineral penting dalam pembentukan sel darah merah dan proses penyembuhan luka.

Ringkasan Obat Etabion

KandunganTiap kapsul mengandung: ferro fumarat 176 mg, vitamin C 50 mg, asam folat 1 mg, vitamin B12 7,5 mcg, cupri sulfat 0,2 mg, mangan sulfate 0,2 mg
Jenis obatVitamin dan mineral
KategoriObat bebas
KegunaanMultivitamin dan mineral untuk penderita anemia, ibu hamil dan menyusui
KonsumenDewasa dan anak-anak
KehamilanKategori N (boleh dengan syarat)
ProdusenErrita Pharma
HargaRp. 15.000 per strip isi 10 kapsul, tiap box isi 10 strip

Cara Kerja dan Fungsi Obat Etabion

Fungsi Etabion dalam tubuh adalah sebagai multivitamin dan multimineral untuk memenuhi kebutuhan tubuh, terutama untuk penderita anemia akibat kekurangan zat besi. Manfaat ini didapat dari bahan aktivnya yang berupa:

  • Ferro fumarat, merupakan senyawa besi (Fe) yang mudah diserap tubuh sehingga baik untuk penderita anemia akibat kekurangan zat besi. Senyawa ini juga memiliki efek antikarsinogenik, menjaga fungsi normal sistem imun serta meningkatkan fungsi kognitif.
  • Vitamin C, merupakan vitamin yang dibutuhkan dalam banyak fungsi tubuh seperti dalam pembentukan kolagen, menjaga fungsi normal sistem imun, serta memiliki efek antioksidan yang baik untuk tubuh.
  • Asam folat, merupakan salah satu dari kelompok vitamin B yang berperan dalam pembentukan sel darah merah, pembentukan material genetik serta beragam fungsi penting lainnya. Vitamin ini juga penting untuk mencegah kerusakan tabung saraf janin di awal masa pertumbuhannya.
  • Vitamin B12, atau cyanocobalimine adalah senyawa yang berperan penting dalam proses pembentukan sel darah merah, menjaga fungsi normal sistem saraf serta dibutuhkan dalam perkembangan otak dan bagian tubuh lainnya.
  • Cupri sulfat, merupakan senyawa tembaga yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tembaga. Tembaga dibutuhkan bersama zat besi dalam pembentukan sel darah serta berperan penting dalam proses penyembuhan luka.
  • Mangan sulfate, senyawa mangan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan mangan tubuh. Mineral ini juga bermanfaat untuk mengurangi kejang serta sebagai terapi penderita pre-eklampsia dan eklampsia.

Indikasi dan Kegunaan Etabion

Etabion digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi akibat kekurangan zat besi seperti:

  • Anemia akibat kekurangan zat besi.
  • Suplemen ibu hamil untuk mencegah anemia.
  • Suplemen pada remaja putri yang sering mengalami anemia terutama pada awal masa menstruasi.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki riwayat alergi dengan obat mengandung ferro fumarate, cupri sulfat dan mangan sulfat.

Dosis Etabion dan Aturan Pakai

Peringatan! Pastikan dosis yang Anda gunakan sesuai dengan instruksi dokter dengan mempertimbangkan keparahan penyakit, usia, berat badan, dsb. Dosis yang tertera di sini adalah dosis umum.

Dosis Etabion untuk suplementasi anemia

  • Dosis dewasa: 1 kapsul 2 kali sehari.
  • Dosis anak-anak: anak umur lebih dari 15 tahun 1 kapsul per hari.

Aturan pakai:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Etabion pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat. Konsumsi dalam dosis tinggi meningkatkan risiko efek samping suplemen ini.

Efek Samping Etabion

Etabion umumnya ditoleransi baik oleh tubuh. Namun, beberapa efek samping mungkin muncul dan perlu diperhatikan. Efek samping Etabion meliputi:

  • Konstipasi
  • Diare.
  • Nyeri perut.
  • Feses berwarna kehitaman.

Efek Overdosis Etabion

Penggunaan dosis tinggi melebihi anjuran dapat menyebabkan overdosis. Gejala overdosis Etabion dapat berupa mual dan muntah, diare, nyeri perut, hipotensi, tekanan pada SSP, kelesuan, bahkan hingga koma. Jika kondisi ini terjadi segera melapor ke dokter Anda.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika pernah mengalami alergi saat mengonsumsi suplemen mengandung zat besi, mangan atau tembaga.
  • Hati-hati penggunaan suplemen ini pada penderita diventrikulosis, penderita gangguan penyerapan zat besi, serta penderita anemia hemolitik
  • Perhatian khusus harus diberikan pada penggunaan untuk ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah umur 6 tahun.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Etabion untuk ibu hamil?

Bahan aktif Etabion merupakan senyawa vitamin dan mineral yang dianggap aman untuk ibu hamil asalkan sesuai dosis anjuran. Mengonsumsi dosis tinggi suplemen ini dapat memicu mual dan diare yang dapat mengganggu kesehatan ibu hamil.

Bolehkah Etabion untuk ibu menyusui?

Vitamin dan mineral dalam Etabion bermanfaat untuk ibu menyusui. Asam folat, vitamin C dan vitamin B12 dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Oleh karena itu suplemen ini juga kerap diresepkan untuk ibu menyusui.

Interaksi Obat

Hati-hati saat menggunakan Etabion bersamaan dengan obat lain. Interaksi dapat terjadi antara Etabion dengan obat-obat berikut:

  • Hidantion, phenytoin, zat besi (Fe) dapat meningkatkan efek samping kedua jenis obat ini.
  • Antibiotik tetrasiklin, meningkatkan risiko efek samping obat.
  • Antasida (magnesium dan aluminium), menurunkan penyerapan zat besi.
  • Calsium, bicarbonate, zinc, mengurangi efektivitas suplemen zat besi.
  • Methyldopa, menurunkan efek antihipotensi dari methyldopa.