zypraz alprazolam 0,5 mg 1 mg

Zypraz obat apa?

Zypraz adalah obat dari golongan benzodiazepine yang digunakan sebagai penenang gejala-gejala ansietas/gangguan kecemasan serta digunakan untuk meredakan serangan panik dengan atau tanpa agorafobia (takut keramaian). Obat ini termasuk jenis obat keras dan dapat menyebabkan kecanduan sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter dan digunakan sesuai dosis anjuran.

Bahan aktif utama Zypraz adalah alprazolam, senyawa benzodiazepine yang mampu mempengaruhi reseptor di otak sehingga menyebabkan efek relaksasi di susunan saraf pusat serta melemaskan otot dan mengurangi kejang. Namun obat ini dapat memberikan efek ketergantungan sehingga harus hati-hati dan tidak boleh menghentikan tiba-tiba penggunaannya agar terhindar dari sindrom penarikan alprazolam.

Ringkasan Obat Zypraz

KandunganAlprazolam 1 mg, 0,5 mg dan 0,25 mg
Jenis obatBenzodiazepine, obat penenang
KategoriObat keras
KegunaanMengobati gejala gangguan kecemasan dan serangan panik
KonsumenDewasa
KehamilanKategori D (hindari)
ProdusenKalbe Farma
HargaRp. 120.000 – 150.000 per box isi 5 strip, per strip isi 10 tablet 1 mg; Rp. 100.000 – 120.000 per box isi 5 strip, per strip isi 10 tablet 0,5 mg; Rp. 90.000 -110.000 per box isi 5 strip, per strip isi 10 tablet 0,25 mg

Cara Kerja dan Fungsi Obat Zypraz

Fungsi Zypraz dalam tubuh yaitu sebagai penenang kondisi saraf yang terlalu aktif akibat penyakit gangguan kecemasan atau gangguan panik. Penyakit ini dapat merubah emosi seseorang menjadi lebih takut, cemas berlebihan, menutup diri dari lingkungan sosial, fobia keramaian dan depresi hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Obat Zypraz mengandung bahan aktif berupa alprazolam, senyawa dari golongan triazolo benzodiazepine ini dapat mengikat reseptor-reseptor spesifik di otak seperti pada neuron GABA postsinaptik dan bagian lainnya di otak termasuk sistem limbik dan formasi retikular. Penghambatan terhadap beberapa reseptor ini menyebabkan hiperpolarisasi dan stabilitas pada otak sehingga meredam gejala gangguan kecemasan dan gangguan panik.

Indikasi dan Kegunaan Zypraz

Zypraz digunakan untuk meredakan hiperaktivitas pada susunan saraf pusat yang memicu munculnya gangguan kecemasan termasuk neurosis dan depresi yang menyertai ansietas. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi serangan panik termasuk serangan panik yang disertai agorafobia (takut keramaian).

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan:

  • Orang dengan riwayat hipersensitivitas/alergi saat mengonsumsi obat yang mengandung alprazolam.
  • Penderita glaukoma sudut sempit akut, mistenia gravis, atau insufisiensi pulmonal akut.
  • Tidak boleh diberikan pada penderita fobia atau psikosis kronis.
  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan obat antibiotik golongan azole seperti itraconazole dan ketoconazole.
  • Tidak boleh digunakan pada anak-anak dan bayi lahir prematur.

Dosis Zypraz dan Aturan Pakai

Peringatan! Pastikan dosis yang Anda gunakan sesuai dengan instruksi dokter dengan mempertimbangkan keparahan penyakit, usia, berat badan, dsb. Dosis yang tertera di sini adalah dosis umum.

Dosis Zypraz untuk mengatasi ansietas

  • Dosis dewasa: 250 mcg – 300 mcg, 3 kali sehari, atau dapat ditingkatkan hingga beberapa tahap setiap 3 – 4 hari sekali hingga maksimal 4 mg per hari dibagi dalam beberapa dosis.
  • Dosis lansia: 250 mcg, 2 – 3 kali sehari, bila perlu ditingkatkan sesuai kondisi.

Dosis Zypraz untuk mengatasi serangan panik

  • Dosis dewasa: pemberian awal, 500 mcg – 1.000 mcg diberikan pada malam hari atau 500 mcg diberikan 3 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan secara berkala setiap 3 – 4 hari, peningkatannya tidak lebih dari 1 mg per penambahan. Maksimal hingga 10 mg per hari.
  • Dosis lansia: pemberian awal 250 mcg, 2 – 3 kali sehari dan bila perlu ditingkatkan secara bertahap.

Aturan pakai:

  • Gunakanlah obat ini setelah atau sebelum makan. Namun efek samping berupa kantuk dapat dikurangi jika dikonsumsi segera setelah makan.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Zypraz pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Zypraz

Zypraz umumnya ditoleransi baik oleh tubuh. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan. Efek samping Zypraz meliputi:

  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Efek pada pencernaan berupa diare, perubahan nafsu makan, sembelit, dispepsia.
  • Ruam kulit.
  • Penurunan libido.

Efek Overdosis Zypraz

Penggunaan dosis tinggi melebihi anjuran dapat menyebabkan overdosis. Gejala overdosis Zypraz dapat berupa tekanan pada susunan saraf pusat dari mulai mengantuk hingga koma, dalam kasus yang lebih parah dapat terjadi ataksia, depresi pernapasan, hipotensi, koma bahkan kematian. Jika kondisi ini terjadi segera melapor ke dokter Anda.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika pernah mengalami reaksi alergi saat mengonsumsi obat dengan kandungan alprazolam.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita kecenderungan bunuh diri atau kelainan depresi, insufisiensi pernapasan kronis serta orang dengan riwayat penyalahgunaan narkoba dan alkohol.
  • Hindari penghentian mendadak penggunaan obat ini.
  • Perhatian lebih harus diberikan untuk penggunaan pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal ringan, lansia, ibu hamil atau menyusui.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Zypraz untuk ibu hamil?

Bahan aktif Zypraz berupa alprazolam digolongkan dalam obat kategori D untuk ibu hamil. Hal itu berarti senyawa obat ini terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan). Oleh karena itu sebaiknya menghindari penggunaannya selama kehamilan.

Bolehkah Zypraz untuk ibu menyusui?

Bahan aktif Zypraz diketahui dapat masuk dan mengontaminasi ASI ibu menyusui, namun efeknya pada bayi yang menyusu belum diketahui secara pasti. Oleh karena itu untuk menghindari risiko yang mungkin ditimbulkan sebaiknya menghindari penggunaan obat ini selama masa menyusui.

Interaksi Obat

Hati-hati saat menggunakan Zypraz bersamaan dengan obat lain. Interaksi dapat terjadi antara Zypraz dengan obat-obat berikut:

  • Obat penekan susunan saraf pusat, barbiturat dan alkohol, dapat meningkatkan aditif dari obat ini.
  • Digoxin, penggunaan bersamaan dengan Zypraz dapat meningkatkan konsentrasi digoxin.
  • Ritonavir, meningkatkan metabolisme obat ini.
  • Cimetidine, diltiazem, fluvoxamine, nefazodone, antibiotik makrolida, dapat meningkatkan konsentrasi plasma obat ini.
  • Ketoconazole, itraconazole, meningkatkan konsentrasi obat serta efek sampingnya yang dapat berakibat fatal (kontraindikasi).