mucopect tablet sirup dan drop

Mucopect obat apa?

Mucopect adalah obat untuk mengencerkan dahak kental pada penderita gangguan pernapasan akut maupun kronis seperti bronkitis, emfisema, asma bronkial dan bronkiektasis. Mucopect mengandung bahan aktif berupa ambroxol HCl yang merupakan senyawa mukolitik yang dapat mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk.

Ambroxol HCl bekerja meningkatkan sekresi mukus pada saluran pernapasan dengan cara memicu keluaran surfaktan paru-paru dan aktivitas mukosiliari. Akibatnya terjadi peningkatan volume dahak dan menurunkan kekentalannya. Dengan begitu dahak yang kental dapat di encerkan sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk.

Ringkasan Obat Mucopect

KandunganTablet: ambroxol HCl 30 mg; sirup: ambroxol HCl 30 mg/5 ml dan 15 mg/5 ml (untuk anak); drop: ambroxol HCl 7,5 mg/ml (untuk anak)
Jenis obatMukolitik
KategoriObat keras
KegunaanMengencerkan dahak yang kental pada penderita gangguan pernapasan akut maupun kronis seperti bronkitis dan asma bronkial
KonsumenDewasa dan anak-anak
KehamilanKategori C (hindari)
ProdusenAventis Indonesia Pharma
HargaRp. 4.500 – 5.000 per strip isi 10 tablet; Rp. 69.000 per botol 60 ml sediaan sirup; Rp. 87.000 per botol 20 ml sediaan drop untuk anak.

Cara Kerja dan Fungsi Obat Mucopect

Fungsi Mucopect dalam tubuh adalah sebagai pengencer dahak yang kental di saluran pernapasan. Manfaat ini didapat dari kandungan bahan aktifnya yang berupa ambroxol HCl. Senyawa mukolitik ini mampu menurukan kekentalan dahak dan meningkatkan volumenya.

Ambroxol terbukti secara klinis dapat bekerja secara sistemik untuk mengencerkan dahak. Senyawa obat ini akan membreakdown serat asam mukopolisakarida yang menyebabkan dahak berubah jadi lebih cair. Sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk.

Indikasi dan Kegunaan Mucopect

Mucopect digunakan untuk mengatasi masalah pada pernapasan berupa kelebihan sekresi mukus atau kesulitan mengeluarkan mukus akibat kekentalan dahak yang tinggi seperti pada beberapa penyakit berikut ini:

  • Eksaserbasi bronkitis kronis.
  • Bronkitis kronis.
  • Asma bronkial.
  • Emfisema.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki riwayat alergi terhadap ambroxol tidak boleh menggunakan obat ini.

Dosis Mucopect dan Aturan Pakai

Peringatan! Pastikan dosis yang Anda gunakan sesuai dengan instruksi dokter dengan mempertimbangkan keparahan penyakit, usia, berat badan, dsb. Dosis yang tertera di sini adalah dosis umum.

Dosis Mucopect untuk mengencerkan dahak

  • Dosis dewasa: Sediaan tablet, 1 tablet 2 – 3 kali sehari. Untuk sediaan sirup, 2 sendok takar (10 ml) 3 kali sehari.
  • Dosis anak-anak:
    • Umur 6 – 12 tahun: sediaan tablet, ½ tablet 2 -3 kali sehari. Sediaan sirup 15 mg/5 ml, 1 sendok takar (5 ml) 2 – 3 kali sehari.
    • Umur 2 – 6 tahun: sediaan sirup 15 mg/5 ml, ½ sendok takar (2,5 ml) 2 – 3 kali sehari.
    • Umur kurang dari 1 tahun: sediaan drop, 1 ml 2 kali sehari.

Aturan pakai:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan untuk menghindari efek samping gangguan pencernaan.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Mucopect pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Mucopect

Mucopect umumnya ditoleransi baik oleh tubuh. Namun demikian, beberapa efek samping mungkin muncul dan perlu diperhatikan. Efek samping Mucopect meliputi:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Dispepsia.
  • Mulut dan tenggorokan kering.
  • Perubahan pencecapan rasa di lidah.

Efek Overdosis Mucopect

Penggunaan dosis tinggi melebihi anjuran dapat menyebabkan overdosis. Gejala overdosis Mucopect dapat berupa gangguan pencernaan seperti nyeri ulu hati, diare parah, nyeri perut parah yang disertai darah pada feses. Jika kondisi ini terjadi segera melapor ke dokter Anda.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda bila pernah mengalami alergi saat mengonsumsi obat yang mengandung ambroxol.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita tukak lambung, gangguan imun seperti HIV, pneumonia diskinesia silia, gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Perhatian lebih harus diberikan untuk penggunaan pada anak di bawah umur 2 tahun serta untuk ibu hamil dan menyusui.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Mucopect untuk ibu hamil?

Bahan aktif Mucopect berupa ambroxol HCl digolongkan sebagai obat kategori C untuk ibu hamil. Hal itu berarti studi bahan obat ini pada hewan percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan hewan percobaan tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu penggunaannya sebaiknya dihindari atau digunakan hanya jika sangat dibutuhkan dan dalam pengawasan dokter.

Bolehkah Mucopect untuk ibu menyusui?

Belum diketahui apakah ambroxol dapat masuk dan mengontaminasi ASI ibu menyusui serta berisiko untuk janin. Namun untuk menghindari kemungkinan gangguan kesehatan pada bayi, sebaiknya obat ini dihindari selama masa menyusui atau digantikan dengan jenis yang lebih aman untuk ibu menyusui.

Interaksi Obat

Hati-hati saat menggunakan Mucopect bersamaan dengan obat lain. Interaksi dapat terjadi antara Mucopect dengan obat-obat berikut:

  • Obat jenis antitusif, meningkatkan risiko kongesti dari dahak sehingga sulit dikeluarkan.
  • Antibiotik (cefuroxime, doxycycline, erytromycin), meningkatkan konsentrasi obat di tubuh demikian juga dengan efek sampingnya.