Mitos dan Fakta Seputar PCOS yang Wajib Diketahui

Ketahui berbagai mitos dan fakta seputar PCOS agar terhindar dari informasi yang keliru.

Mitos dan fakta seputar pcos

Banyak wanita yang menderita PCOS tidak menyadari dan abai akan kondisi yang dialaminya. Hal ini terutama disebabkan oleh kurangnya pemahaman juga pengetahuan terhadap PCOS itu sendiri. Padahal, bila diketahui dan diobati sejak dini, gejala yang timbul akan lebih mudah dikontrol dan terhindar dari masalah kesehatan lebih jauh.

Berikut adalah mitos dan fakta seputar PCOS yang perlu dipahami:

1. Pasti Memiliki Kista di Ovarium

Mayoritas wanita merasa begitu ketakutan ketika mendapati dirinya didiagnosis PCOS. Pikiran akan ovarium atau indung telur yang dipenuhi dengan kumpulan kista berbahaya seketika menjadi momok menyeramkan. Faktanya, banyak wanita dengan PCOS diketahui tidak memiliki kista di ovariumnya, dan memiliki kista tak berarti ia menderita PCOS.

Kista pada kasus PCOS ini sendiri sebenarnya adalah folikel antral yang berisi sel telur yang belum matang. Wanita dengan PCOS biasanya memiliki jumlah folikel antral yang lebih tinggi dari wanita normal, yakni sekitar 20 hingga 30 lebih folikel antral – dapat diketahui lewat USG.

Lebih lanjut, untuk dapat didiagnosis PCOS, seorang wanita hanya perlu memenuhi 2 dari 3 kriteria berikut, yakni kelebihan andorgen (hirsutisme, kerontokan rambut di kepala dan jerawat), disfungsi ovulasi (oligomenore atau amenore) dan ovarium polikistik.

Baca juga: 6 Gejala PCOS yang Perlu Dipahami Setiap Wanita

2. Tidak Bisa Hamil

PCOS memang merupakan penyebab utama infertilitas akibat gangguan ovulasi pada wanita. Kendati demikian, bukan berarti penderitanya tak bisa hamil atau memiliki anak sama sekali. Kesempatan untuk hamil masih terbuka lebar, namun dengan sejumlah syarat.

Pertama, wajib melakukan perubahan gaya hidup dengan menurunkan berat badan, penerapan diet sehat, menjadi lebih aktif dan rutin berolahraga, menjauhi stres dan semua kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman beralkohol dan begadang. Terakhir, dapat menempuh pengobatan medis, baik dengan konsumsi obat-obatan atau operasi.

3. PCOS Merupakan Kondisi Langka

Tak sedikit orang yang berpikir bahwa PCOS merupakan kondisi langka yang hanya dialami segelintir wanita. Faktanya, PCOS merupakan kondisi yang sangat umum. Diperkirakan sekitar 20% wanita usia subur di seluruh dunia diketahui menderita PCOS dan 5-10% diantaranya mengalami infertilitas.

4. Mudah Disembuhkan

Anggapan bahwa PCOS dapat mudah disembuhkan sayangnya hanya sebuah mitos. Mungkin ini terlihat seperti mimpi buruk, namun tak perlu berkecil hati. Pasalnya, dengan perubahan gaya hidup sehat sebagai lini pertama perawatan dan konsumsi obat tertentu yang telah diresepkan dokter, kesehatan penderitanya akan senantiasa terjaga.

Pengobatan PCOS sendiri dapat berbeda pada setiap wanita, tergantung pada gejala yang dialami. Untuk mengatasi gangguan menstruasi, biasanya dokter akan memberikan kombinasi pil KB dengan obat lain seperti metformin. Untuk lebih jelasnya, simak: Cara Mengobati PCOS Berdasarkan Gejala yang Dialami

5. Penderitanya Berbadan Gemuk

Mitos dan fakta PCOS selanjutnya berkaitan dengan bentuk tubuh. Memang benar bahwa banyak wanita dengan PCOS mengalami kegemukan dan kesulitan untuk menurunkannya. Hal ini terkait dengan ketidakmampuan sel-sel tubuh dalam merespons insulin sebagaimana mestinya.

Namun yang perlu diingat, PCOS adalah sindrom yang dapat memengaruhi penderitanya dengan berbagai cara, pun tak memandang bentuk atau ukuran tubuh wanita. Meski jarang atau tak umum, diketahui bahwa ada sebagian wanita dengan bentuk badan ramping yang hidup dengan PCOS.

6. PCOS Hanya Memengaruhi Ovarium

Tidak benar bahwasanya PCOS hanya memengaruhi ovarium atau kesuburan wanita. Lebih jauh, kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan lain yang lebih serius bila tidak segera ditangani dengan tepat. Diantaranya seperti diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, sindrom metabolik, depresi, perlemakan hati non-alkohol hingga kanker endometrium.

Hal ini pulalah yang mendorong para ahli mengusulkan nama baru untuk sindrom ini yang secara memadai dapat mewakili manifestasi anatomis, klinis dan metaboliknya. Jadi, tak sekedar berfokus pada kista atau ovarium semata.

Itulah beberapa mitos dan fakta seputar PCOS yang perlu diketahui. Pemahaman yang tepat dapat membantu seorang wanita untuk lebih mudah mengenali kondisi ini sehingga bila mengalaminya menjadi tidak terlalu panik atau justru meremehkannya.

#
Exit mobile version